IGD 24 Jam: 0811-8246-931
Berita & Edukasi Medis 2 menit baca • 272 kata

SERING KESEMUTAN? JANGAN CUMA DIPIJAT!

Pernah merasa tangan atau kaki kesemutan, kebas, seperti ditusuk-tusuk, terbakar, atau seperti tersetrum?

VI
Tim Edukasi Kesehatan RS Vita Insani
Ditinjau oleh tenaga medis sebelum terbit
Bagikan:
SERING KESEMUTAN? JANGAN CUMA DIPIJAT!
SERING KESEMUTAN? JANGAN CUMA DIPIJAT!

Pernah merasa tangan atau kaki kesemutan, kebas, seperti ditusuk-tusuk, terbakar, atau seperti tersetrum?

Sesekali kesemutan bisa terjadi karena terlalu lama duduk atau berada dalam posisi yang menekan saraf. Biasanya akan membaik setelah posisi tubuh diubah.

Tapi kalau kesemutan sering datang, berulang, berlangsung lama, atau disertai rasa kebas, jangan cuma dipijat. Bisa jadi ada penyebab yang perlu diperiksa.

KENAPA BISA SERING KESEMUTAN?

1. Bisa berkaitan dengan diabetes

Gula darah yang tinggi dalam waktu lama dapat merusak saraf. Kondisi ini dikenal sebagai neuropati diabetik. Keluhannya bisa berupa kesemutan, kebas, rasa terbakar, nyeri, hingga gangguan keseimbangan.

2. Saraf mengalami tekanan

Saraf yang tertekan atau terjepit juga bisa menyebabkan kesemutan, kebas, atau rasa seperti tertusuk. Misalnya pada kondisi seperti carpal tunnel syndrome.

3. Ada kondisi kesehatan tertentu

Kesemutan juga dapat berkaitan dengan beberapa kondisi lain, termasuk gangguan tiroid, penyakit ginjal, maupun gangguan pada sistem saraf.

JANGAN ABAIKAN JIKA MUNCUL MENDADAK

Kesemutan atau mati rasa yang tiba-tiba, terutama pada satu sisi tubuh, harus lebih diwaspadai.

Apalagi jika disertai:

  • Wajah tiba-tiba mencong
  • Tangan atau kaki tiba-tiba lemah
  • Bicara menjadi pelo atau sulit berbicara
  • Penglihatan tiba-tiba terganggu
  • Pusing hebat atau kehilangan keseimbangan

Jangan menunggu sampai hilang sendiri dan jangan hanya dipijat. Segera cari pertolongan medis. Gejala tersebut dapat menjadi tanda stroke yang membutuhkan penanganan segera.

JADI, KAPAN HARUS PERIKSA?

Kalau kesemutan hanya muncul sesekali karena posisi tubuh dan kemudian membaik setelah posisi diubah, biasanya tidak perlu langsung panik.

Namun, bila sering berulang, semakin lama, tidak kunjung membaik, atau disertai mati rasa maupun kelemahan, sebaiknya periksakan ke tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.

Jangan hanya menghilangkan rasa kesemutannya. Cari tahu penyebabnya.

Tubuh memberi tanda, jangan diabaikan.

Diterbitkan oleh: Humas & Edukasi Kesehatan RS Vita Insani
Pembaruan Terakhir: 22 September 2026

Artikel Terkait Lainnya

Edukasi kesehatan pilihan dari tim medis RS Vita Insani

Semua Artikel →